Office Meeting

Gue ketiduran di kantor! Ada tamu dateng pula huhuhu untung ga bikin pulau kemana-mana.. Untung diajak ngomong masih konek.. ZZZ 😥

Btw tanggal 02 Maret 2016 kemarin kan kantor gua ngadain office meeting. Pertemuan yang kedua nih. Percaya-ga-percaya, selama setahun gua kerja disini, gua hampir kagak pernah meeting secara formal! 😆 Bagusnya, ibu bos percaya ke kami staff-staffnya ini bahwa kami, sekali-dua kali diajarin, langsung ngerti. Bos gue jarang dateng ke kantor pun, beliau juga ada bisnis lain (mostly di properti). Tanpa beliau perlu datang pun itu tidak mempengaruhi pemasukan secara signifikan juga, dalam artian kalo lagi sepi ya karena faktor luar (low/peak season, bencana alam), bukan faktor dari dalam (kekurangajaran karyawan terhadap tamu).

Jeleknya adalah, gua jadi bingung maunya bos gua ini gimana kok kayaknya perusahaan ini stabil-stabil aja sih? Takutnya karena kami keasyikan ‘terlena’ di zona nyaman, giliran ada masalah, kami semua belum siap menghadapinya. Oke lah sekarang bos gua mau nanggung biaya BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja, cuman yang namanya bisnis, selama apapun perusahaan itu berdiri, seharusnya fluktuasinya dijaga biar gap-nya ga jauh banget. Kalo bisa kita yang menciptakan kesempatan.

Gua pernah diskusi sama laki gue mengenai hal ini.

Pertama, dia bilang karena bos gue main di properti makanya dia ambil peluang paling gede. Gue bantah, gua bilang, ini kerjaan pertama dia lho di Bali, kalo gada perusahaan ini dia ga bisa muter duit buat main di properti. Hard cash-nya kan musti kenceng.

Kedua, karena produk yang kami punya itu high-end products dan ibu bos sudah menciptakan pasar yang dia mau. Pasar yang signifikan. Yang ini gue mengamininya, sih. Tamu yang dateng ke tempat kami langsung ketauan kalo tertarik bakal enjoy banget sama proses workshopnya, mau cari pengalaman baru. Yang ga tertarik ngerjain workshopnya bakal asal-asalan, pake nawar harga pula -___- Next! *pencet tombol*

Gua juga pernah diskusi sama kolega yang lain mengenai hal ini, yang menjadi alasan ketiga. Karena kami adalah team yang solid, team yang bisa bekerja sama dengan baik, sehingga ibu bos ga perlu khawatir sama kelakuan kami. Denger alasan yang ini gua langsung lega, hahaha.

Anyway, kalo kami meeting gitu, selalu di luar kantor kan. Kemarin kami makan di Warung-warung Jimbaran, kayak warteg Bali gitu tapi buat expats 😆 Tempatnya cozy, pilihan lagunya bagus-bagus, ga harus selalu lagu Bali dengan volume yang pas. Harganya standar sih 25rb-an gitu trus menunya macem-macem, ada nasi campur (lauk pilih sendiri), ala carte (gua makan Sate Ayam Lontong, cuma 5 tusuk sih tapi ayamnya gendud-gendud banget! Ampe kenyang gua makannya), minumnya Milk Shake Vanilla gitu deh. Oia kerupuk disana gratis, boleh ambil sepuasnya tapi harus dihabisin yaaa.. Kalo ga dihabisin, bayar 10k/keping 😆

Sori nih gada foto-fotonya karena ga etis kalo foto-foto lagi meeting gitu. Happy welcoming weekend! ;D

Advertisements

6 thoughts on “Office Meeting

  1. Eh, jadi penasaran sama Warung-warung Jimbaran, hehehe 😀 .

    Hahaha, kalo di kantornya Google lihat-lihat di internet bahkan ada pod buat tidur siang gitu Ge. Asyik ya kayaknya 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s