Berita Singapura

Beberapa waktu lalu gua sempet nonton berita variatif ala Singaporean. Dapetnya karena ada di kolom recommended di Youtube Home gua. Sebelum gua komentarin isi videonya, bisa ikutan nonton dulu yah 🙂

Berita #1

Berita #2

Keterangan: Young, single, female. He was looking for them on online chat room. Posing as an expatriate working in Singapore, he initiated exchanging naked selfie and worked his way up to ask for sex. When rejected, he threatened to expose their naked photographs. See how the officers from the Tanglin Police Division sprung into action and put a stop to this online criminal intimidation scam. 

Yang berita #1 kan tentang anak sekolah yah. Gile looo kalo di Indonesia itu seragam putih-biru masih SMP, udah berani begitu! Ckckck gila. Waktu diskusi dengan para pakar (di beberapa menit terakhir), hal ini terjadi karena beberapa hal. Satu, kurang perhatian dari orangtua sehingga anak cenderung mencari perhatian di luar keluarga (yang belum tentu bener). Dua, tipikal keluarga Asia yang kurang sentuhan dan tabu untuk bicarain hal ini sehingga ujung-ujungnya balik ke nomor satu. Ya cari perhatiannya macem-macem, bisa lewat majalah, video, atau ke temennya langsung. Lain jenis maupun sesama jenis (yang bisa mendorong seseorang untuk jadi homoseksual/lesbian bahkan biseksual). Akibatnya apa? Sekolah berantakan, pacaran/berhubungan buat main-main aja, pikiran terpusat kepada kesenangan hari ini.

Yang berita #2 gua gak selesai nontonnya sih tapi isinya mirip-mirip, kekerasan dalam hal seks. Adanya ancaman ketika kebutuhan seksual seseorang tidak terpenuhi sesuai harapan. Waktu nonton berita ini gua sempet mikir, amit-amit jangan sampe kejadian di gue. Jijik! *muntah satu baskom* Kalo emang mau-sama-mau ya tunggu waktunya lah (baca: merid). Sebisa mungkin hindari orang asing mencurigakan di internet, cek backgorund-nya, kalo (terpaksa) ketemuan jangan sendiri tapi ajak keluarga/teman/sahabat yang paling dipercaya, jangan tulis detail secara terbuka di banyak akun sosial media. Hide them all untuk orang yang bener-bener dekat dan butuh.

Gua tauuuuu banget untuk kasus #1 ada orang yang mau convert, ketika akhirnya si cewek hamil, pasangannya mau bertanggung jawab. Sampe sekarang baik-baik aja tuh, keliatan keluarga bahagia. Gua juga tauuuu banget ada orang yang ga nikah-nikah karena emang ga serius dalam menjalani hubungan. Katanya sih biayanya gede, ga bisa bikin bahagia anak orang, banyak permasalahan rumah tangga nantinya (yah yang single aja juga banyak masalah kok), etc etc tapi gua tau dia emang ga serius. Kalo serius pasti apapun diusahakan kan, dengan cara yang halal. Gua juga tauuuu banget bagi seseorang yang pernah melakukan hubungan tersebut di luar nikah berkali-KALI dengan pasangan yang berbeda, ya biasa-biasa aja tuh menjalankan aktivitas kayak orang normal lainnya, kerja makan tidur bersenang-senang… Tapi ga tau deh batinnya kayak gimana.

Gua sih punya pandangan sendiri akan hal ini ya. Bukannya karena takut agama makanya ga ngelakuin (kalo kayak gitu nanti agama = beban), tapi karena belum siap menghadapi konsekuensi nantinya. Belum selesai sekolah, belum kerja, belum siap hamil/punya anak (kalo kebobolan), ga mau punya STDs (sexual transmitted diseases), dll. Banyak alasan yang bisa dijadikan pencegahan, banyak juga alasan buat hal itu terjadi. Keputusan ada di tangan sendiri.

Gua pernah dikasih tahu juga sama orang misionaris dari gereja gua, 2 hal utama yang dijadikan senjata setan untuk menghancurkan remaja dan orangmuda masa kini adalah: (Budak) Uang dan Seks. So pleaaasee, hati-hati terhadap kedua hal ini. Coba yang baca ini angkat tangan, siapa yang ga punya permasalahan akan kedua hal ini?

Stay Aware!

Advertisements

19 thoughts on “Berita Singapura

  1. Setuju, Geeeee.. Apalagi seks ya. uda menyangkut ke masalah batiniah *halah* dan dari sisi psikologis jugak ngaruh banget. Uh, sebagai manusia emang kebutuhan biologis, makanya mesti pinter-pinter nahan buat halal entar. :’

    1. Iyaaahh. Semalem aku nonton film ttg perempuan hypersex, kacau banget hidupnya. Career and family broken, terlebih personal relationship ke suaminya.
      Seks itu sah asal jelas batasannya buat masing2 org.. kita yg bikin sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s