Living Day by Day: Entering the 7th Months’ Gate

Update-an status Facebook gua hari ini, nyehehehe. Yes we’re officially 6 months being together, now! Wohooo~~~ \( ^o^)/

Kemarin kan udah cerita bagian seru-serunya ya. Anda belum mengenal kami dari balik layar, beibeh. Hihihi. Selayaknya pasangan pada umumnya, ada aja bentrok-bentrok kecil gitu. Dibilang drama ya gak juga, tapi cukup mengganggu (dari pihak gua). Dua bulan belakangan adalah bulan yang penuh gejolak. Tuh kan, apa gua bilang! The probation time ended already πŸ˜› wkakaka.

Kalau mau dibilang jujur sih ya, jujur aja ini LDR terberat gua. Kenapa begitu? Karena udah tau ujungnya bakal kemana dan pembicaraan terkadang ‘berat.’ Kalo LDR-LDR yang dulu sih gua ga pikirin apa-apa, putus yaudah selow aja, nothing to lose. Sekarang? Mana bisa kayak gitu. Sia-sia dong segala omongan dan pikiran yang sudah tertuang di kanvas impian.

Intinya kami berdua memiliki satu tujuan tanpa mengorbankan mimpi masing-masing. Gua pernah bilang ke Melvyn kalo gua ada keinginan buat sekolah lagi, tapi akan disesuaikan dengan keadaan kita berdua saat ini juga. Yah saya sebagai manusia pribadi yang berdiri di kaki sendiri juga punya future-achievements, kaliiii.. Sukur-sukur kalo alam semesta mendukung, AMIN! πŸ™‚

Gua jadi inget postingannya kakΒ Rika tentang durasi pacaran. Huahaha bisa diatur-atur gitu biar ga kecepetan atau kelamaan, ini sih berdasarkan teori psikologi tentang dinamika keluarga gitu. Gua pikir sih make sense juga, walaupun ada beberapa kasus yang ga ngikutin durasi pacaran ini. Kak Maria gitu loh, pacarannya 9 tahun. Temen gereja gua ada yang pacarannya udah 10th+ belum merid-merid juga sampe sekarang. Gua pasti ga betah dan butuh kepastian, kalo pasangan jawab gagu-gagu dan penuh keraguan, tinggalin! Jadi laki kok ga punya prinsip *ceritanya esmoni*

Gara-gara Melvyn juga, gua jadi gabung di KKCΒ di facebook (Hayooo apa itu? Makasih mbak Siti yang udah kasihtau secara tersirat πŸ™‚ ) dan mulai pusing dengan istilah-istilah baru terkait dokumen yang harus disiapin. Gua gak yakin semua perempuan seusia gua mau melakukan hal yang sama, karena, sekali lagi gua bilang, topik ini berat (sekaligus repot). Makasih juga buat mbak Nonik yang udah pernah bahas tentang prenuptial agreementΒ yang pernah dibahas mbak Siti juga, jauh sebelum gua ketemu Melvyn, gua udah baca ini duluan jadi sedikit-banyak gua tau lah, ga buta-buta amat. Lumayan deh buat punyaΒ propertiΒ (baca: tanah) buat investasi di tanah air sendiri *macam banyak duid ajeee* Yang masalah prenuptial agreement ini belum gua omongin sama Melvyn karena masih jauuuhh, hahaha.

Sebagai penutup… Gua udah pasang daisypath donk!!! Yeay πŸ˜€ Ada di sebelah kanan deket widgets yang lain xixixi.

Have a nice day, everyone! πŸ™‚

Advertisements

20 thoughts on “Living Day by Day: Entering the 7th Months’ Gate

  1. Hehehe, kalo kata orang tua, jodoh itu ga kemana. Asal kita serius dan ada niatan baik jalannya pasti akan dimudahkan sama Tuhan. Mudah2an awet terus ya Ge sama si pacar πŸ˜‰

    1. Betul, kak Maria πŸ™‚ Kayak yang pernah aku bilang sebelumnya, gak tahan aku pacaran 9th kya kak Maria. Kak Maria hebat bgtt, kuat bisa pacaran lama2 gitu dan endingnya manis ya πŸ™‚ A new chapter for your life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s